Analisis/Review Kritis Substansi Artikel tentang Positivisme dan Post-positivisme, Beserta Karakteristiknya Bagian 2

 Halo semua, pada bagian ini saya akan mereview artikel dengan judul "Integrating artificial intelligence-based methods into qualitative research in physics education research: A case for computational grounded theory", selamat membaca

Integrating artificial intelligence-based methods into qualitative research in physics education research: A case for computational grounded theory

(sumber : Link Artikel)

1.     Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengksplorasi dan menyelidiki lebih dalam tentang Computational Grounded Theory (CGT) yang di integrasikan dengan Artificial Intellegent untuk menganalisis data kualitatif yang melibatkan penerapan teknik kecerdasan buatan untuk membantu proses coding, kategorisasi, dan analisis data yang digunakan untuk meneliti potensi dan tantangan dalam riset pendidikan fisika

 

2.     Metode Penelitian

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dimana jawaban dalam bentuk tulisan atau teks sebagai sumber data utama, namun juga terdapat data pendukung lainnya seperti video dan audio. Sampel penelitian terdiri dari 417 siswa. Dan data terdiri dari 417 jawaban siswa (1127 kalimat) terkait soal fisika.

 

3.     Hasil

Hasil dari penelitian ini adalah kelas olimpiade fisika lebih banyak menggunakan asumsi, idealisasi, dan aspek konsep sedangkan pada kelas non olimpiade jawaban siswa lebih dominan secara spontan berupa deskripsi umum. Hal iin disebabkan oleh Pada penelitian ini Tingkat validasi machine learning adalah 76% dan reliabel.

 

4.     Kesimpulan

Computational Grounded Theory memungkinkan analisis data kualitatif skala besar dengan efisiensi waktu & biaya (±10 jam total analisis) dimana data yang dihasilkan selaras dengan teori substantif, meningkatkan reliabilitas & reprodusibilitas penelitian.
Computational Grounded Theory menjadi solusi untuk bebrapa pertanyaan penelitian baru yang sulit dijawab dengan analisis manual dengan memanfaatkan Artificial Intellegent

 

5.     Kelebihan Penelitian

·       Teknologi yang dihasilkan akan sangat membantu penelitian dengan metode kualitatif dan dapat menjadi Solusi dari untuk bebrapa pertanyaan penelitian baru yang sulit dijawab dengan analisis manual

·       Penelitian ini diterapkan secara nyata pada siswa sehingga diperoleh hasil yang konkret bukan hanya sebuah teori saja

·       Dalam artikel ini juga disebutkan secara jelas tantang tantangan dan potensi dalam penggunaan Computational Grounded Theory (CGT) yang di integrasikan dengan Artificial Intellegent sehingga memudahkan peneliti selanjutnta untuk mencari gap, novelty dan untuk  pengembangan penelitian selajutnya

 

6.     Keterbatasan Penelitian

·       Penelitian ini masih terbatas hanya pada satu wilayah nasional yaitu terjadi di jerman pada olimpiade fisika

·       Dalam proses pengalisian data kulaitatif dengan menggunakan Computational Grounded Theory (CGT) yang di integrasikan dengan Artificial Intellegent masih memerlukan ketrelibatan manusai sehingga resiko Human Eror masih ada

 

7.     Novelty (Kebaruan)

Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang menerapkan Computational Grounded Theory (CGT) yang di integrasikan dengan Artificial Intellegent

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis/Review Kritis Substansi Artikel tentang Positivisme dan Post-positivisme, beserta Karakteristiknya

Penelitian KUANTITATIF eksperimental: Sejarah, karakteristik, ancaman validitas, dan tahapan penelitian

Statistik 1. Cek data, validitas, reliabilitas, dan asumsi