Etika dalam penelitian, dan kegunaan kajian pustaka beserta cara mensintesanya

 

Review Artikel 4

Enhancing systematic literature review adapting ‘double diamond approach’

(Sumber : Link Artikel)

1.     Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan metode systematic literature review (SLR) dengan mengadopsi kerangka Double Diamond Approach (DDA) dari design thinking. “double-stage SLR”  terdiri dari dua tahap:

·   Meninjau review literature terlebih dahulu.

·   Baru kemudian meninjau empirical literature.

Tujuan dari double-stage SLR mengurangi bias, memperbaiki strategi pencarian literatur, memperkuat identifikasi gap, dan meningkatkan kualitas hasil review.

 

2.     Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain systematic review of reviews, yang dilaksanakan dengan cara menelaah literatur metodologis dan review artikel yang ada, sumber data dari penelitian ini adalah Scopus, Web of Science, Google Scholar. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan menyaring artikel dengan kata kunci terkait SLR, protokol, metode, framework.

 

3.     Hasil

   Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa belum ada metode akademik sebelumnya yang menggunakan DDA dengan SLR , dimana Double-stage SLR memiliki tiga keunggulan dibandingkan one-stage SLR, yakni mengurangi bias karena melibatkan “review of reviews” sebelum masuk ke studi empiris, memperkuat kata kunci pencarian melalui iterasi berdasarkan review sebelumnya, memberi klaim novelty yang lebih meyakinkan, karena menilai literatur dari dua sisi (review & empiris).Pendekatan DDA dengan SLR ini akan meningkatkan transparansi, replikasi, dan validitas

4.     Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendekatan SLR yang ada saat ini menghadapi berbagai kritik. Untuk mengatasi kesenjangan dalam metode tersebut terciptalah Double Diamond Approach (DDA) dalam SLR yang bertujuan menangani kekurangan ini dan memajukan bidang kajian pustaka. Dengan mengakui metode SLR yang sudah ada dan membangunnya lebih lanjut, pendekatan ini memperkenalkan siklus tinjauan dua tahap yang lengkap, yaitu dengan terlebih dahulu meninjau literatur tinjauan (review literature) sebelum memulai tinjauan literatur empiris. Strategi SLR dua langkah ini (DDA dalam SLR) bertujuan untuk mengurangi bias dan masalah etika sekaligus meningkatkan keyakinan, efisiensi, serta transparansi, dan telah divalidasi melalui berbagai proyek tinjauan. Dengan menyediakan kerangka kerja yang komprehensif, DDA dalam SLR meningkatkan kualitas dan kredibilitas tinjauan, mendorong pertumbuhan dalam disiplin ilmu. Kami mendorong penerapan DDA dalam SLR untuk mencapai hasil tinjauan yang lebih unggul dan memperkuat integritas karya ilmiah.

 

5.     Kelebihan Penelitian

·       Penelitian ini masih menggunakan instrumen asesmen yang standar dengan nilai validitas yang tinggi.

·       Penelitian ini memberikan analisis lintas disiplin yang membuat wawasan lebih komprehensif dan utuh

·       Penelitian ini menggunakan model Rasch, sehingga hasil yang dibutuhkan lebih objektif.

 

6.     Keterbatasan Penelitian

·       Terbatas pada literatur bahasa Inggris dan database tertentu (Scopus, WoS, Google Scholar).

·       Tidak memasukkan buku dan bab buku.

·       Membutuhkan lebih banyak waktu dan usaha dibandingkan SLR biasa

 

7.     Novelty (Kebaruan)

Pada penelitian-penelitan sebelunya telah banyak dilakukan berbagai cara untuk melakukan penelitian SLR seperti : penelitian dengan judul “How to conduct systematic literature reviews in management research: a guide in 6 steps and 14 decisions(Sauer & Seuring, 2023) yang menjelaskan tentang cara membuat laporan penelitian SLR yang baik dan berdampak dengan mengadopsi SLR 6 langkah dan juga merevisi langkah-langkah yang ada dengan pengambilan Keputusan yang lebih matang, penelitian dengan judul “Artificial intelligence for literature reviews: opportunities and challenges(Bolaños et al., 2024) dimana penelitian ini menjelaskan tentang tentang bagaimana AI dipakai dalam semi-otomasi SLR (terutama screening & ekstraksi), kemudian ada juga penelitian “Evaluation of a prototype machine learning tool to semi-automate data extraction for systematic literature reviews(Panayi et al., 2023) . namun dari pelitian-penelitian yang telah dilakukan teknologi yang dihasilnya banyak yang masih belum matang, sehingga kesimpulan yang di hasilkan kurang maksimal, maka dari itu dibuthkan tenkologi untuk mempermudah penelitian SLR dengan bias yang paling minimal Terlihat dari penelitian penelitian sebelumnya belum pernah ada penelitian SLR dengan memanfaatkan Double Diamond Approach . sehingga keterbaruan dalam penelitian ini adalah artikel ini merupakan   artikel yang pertama kali meneliti tentang Double Diamond Approach diterapkan ke SLR, yang bertujuan unutuk membrikan panduan yang praktis untuk mengurangi bias, Double Diamond Approach diterapkan ke SLR. Penelitian ini Relevan tidak hanya untuk akademisi, tetapi juga pembuat kebijakan dan praktisi yang butuh dasar keputusan berbasis bukti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis/Review Kritis Substansi Artikel tentang Positivisme dan Post-positivisme, beserta Karakteristiknya

Penelitian KUANTITATIF eksperimental: Sejarah, karakteristik, ancaman validitas, dan tahapan penelitian

Statistik 1. Cek data, validitas, reliabilitas, dan asumsi