Penelitian KUANTITATIF non-eksperimen: Deskriptif, korelasional, dan kausal-komparatif (+statistik yang diperlukan)
Dhinar Asri Intantri/250321803853
Review Artikel 8
A Systematic Review of Research
Patterns and Trends in Early Childhood Education Teacher Well-Being from 1993
to 2023: A Trajectory Landscape
(Sumber :Klik Disini )
1. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan
systematic review terhadap penelitian mengenai teacher well-being
pada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/ECE) selama 31 tahun (1993–2023).
Latar belakangnya adalah tingginya tingkat stres, burnout, dan turnover guru
PAUD di banyak negara, yang berdampak pada kualitas pendidikan anak dan
keberlanjutan lembaga.
2. Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam
penelitian ini SLR. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari SCOPUS sebagai basis utama, ditambah
Google Scholar dan snowball strategy dengan jumlah artikel yang direview
sebanyak 167 artikel yang lolos kriteria inklusi. Adapun kriteria inklusi pada
penelitian ini adalah artikel peer-reviewed, dalam bahasa Inggris, membahas
well-being guru PAUD, dengan desain empiris, review, atau konseptual. Hasil dari
penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif
kuantitatif, memetakan tren publikasi, lokasi penelitian, topik, tipe
penelitian, dan metode.
3. Hasil
Pada penelitian ini di dapatkan
hasil bahwa tren publikasi tentang teacher well-being pada guru
Pendidikan Anak Usia Dini masih lambat (hampir stagnan) antara 1993–2012 yang
kemudian terjadi lonjakan besar sejak 2013, dengan 78% artikel terbit dalam
periode 2018–2023. Lokasi penelitian pun banyak didominasi oleh AS (41,1%) dan
Tiongkok (11,4%), diikuti Hong Kong, Australia, dan Finlandia. Distribusi
global masih timpang, banyak negara berkembang baru berkontribusi sejak 6 tahun
terakhir. Adapaun mengenai focus penelitian masih didominasi Antecedents
(80,5%) yang menyangkut tentang faktor
personal, sekolah, dan konteks kebijakan, selain itu ada factor Effects (30,2%)
yang mebahas tentang dampak pada turnover, praktik mengajar, serta perkembangan
anak dan yang terakhir adalah Nature/konseptualisasi (18,2%) masih sangat
terbatas, sehingga definisi well-being guru PAUD masih terfragmentasi. Jenis penelitian
yang sering digunakan adalah 95% berupa studi empiris dan kurang dari 5% adalah
review dan artikel konseptual masih sangat minim. Adapun untuk metodologi didominasi
metode kuantitatif (66,7%), sedangkan kualitatif hanya 15,1%. Mayoritas
menggunakan desain cross-sectional; penelitian longitudinal masih jarang. Analisis
statistik semakin canggih, terutama advanced modelling dalam periode terakhir. Teknik
Kualitatif yang paling sering digunakan wawancara dan observasi kelas dan pendekatan
inovatif masih sangat sedikit.
Kesimpulan
Kesimpulan pada penelitian ini
adalah artikel ini menunjukkan bahwa riset tentang well-being guru PAUD
berkembang pesat terutama dalam dekade terakhir, tetapi masih timpang secara
geografis, metodologis, dan konseptual. Bidang ini memerlukan penguatan kajian
teoretis, diversifikasi metode riset, serta lebih banyak kolaborasi
internasional.
.
4. Kelebihan Penelitian
·
Review
komprehensif dengan cakupan waktu panjang (31 tahun).
·
Analisis
kuantitatif yang sistematis dan terstruktur (menggunakan PRISMA).
·
Memberikan
peta yang jelas tentang tren global dalam riset ECE teacher well-being.
5. Keterbatasan Penelitian
·
Hanya
menggunakan database SCOPUS sebagai sumber utama sehingga berpotensi bias.
·
Tidak
membahas detail isi tiap studi (hanya pola dan tren).
·
Fokus
pada istilah well-being yang mungkin
mengabaikan penelitian relevan yang memakai istilah lain (mis. burnout, stress,
job satisfaction).
6. Novelty (Kebaruan)
Keterbaruan dalam penelitian ini
adala Review ini menganalisis 31 tahun (1993–2023) perkembangan riset tentang teacher
well-being di PAUD. Tidak hanya sekadar membahas isi, artikel ini
menggunakan analisis kuantitatif deskriptif untuk memetakan tren publikasi,
lokasi penelitian, fokus riset, tipe artikel, hingga metode statistik. Pendekatan
ini memberi “trajectory landscape” atau gambaran perkembangan lintas waktu yang
lebih jelas daripada review sebelumnya yang lebih kualitatif. Penyajian trajectory landscape yang
memetakan evolusi riset. Identifikasi kesenjangan penelitian secara mendalam,
sekaligus memberikan arah penelitian masa depan. Adapun perbadingan dengan
artikel-artikel yang telah ada, yang mendukung artikel ini menjadi sebuah
keterbaruan, ditampilkan dalam table berikut :
|
Artikel |
Ruang lingkup dan fokus |
Rentang waktu /
data |
Metode / N |
Temuan kunci
singkat |
Kenapa mendukung
novelty Li et al. (2024) |
|
A Systematic Review of
Evidence-Based Wellbeing Initiatives for Schoolteachers and Early Childhood
Educators (Berger et al.,
2022) |
Meninjau bukti
intervensi yang ditujukan untuk kesejahteraan guru dan ECE; menilai kualitas
bukti. |
Literatur intervensi
hingga 2022 (23 studi pada 19 inisiatif). |
Systematic review dan
quality appraisal terhadap studi intervensi. |
Banyak inisiatif
menunjukkan efek positif, tapi kualitas bukti umumnya sedang/terbatas dan
khususnya sedikit bukti kuat untuk ECE dibanding sekolah. Intervensi lebih
fokus pada individu daripada perubahan sistemik. |
Mendukung klaim Li et
al. bahwa: (a) bukti intervensi untuk ECE masih terbatas; (b) penelitian
sering individual-oriented yang memperkuat novelty Li dgn peta gap empiris
dan saran agenda penelitian. |
|
On the outcomes of teacher
wellbeing: a systematic review of research (Dreer, 2023) |
Fokus pada efek/outcomes dari
teacher wellbeing (hubungan dengan kualitas pengajaran, retensi, kesehatan
dsb.). |
Sampel studi sampai 2022/2023
(systematic review). |
Systematic review of outcomes;
sintesis temuan. |
Menegaskan hubungan positif
antara well-being guru dan berbagai outcome (retensi, hubungan guru-siswa,
kesejahteraan fisik/mental siswa), namun sedikit studi kausal/eksperimental. |
Menguatkan temuan Li et al. bahwa
meskipun banyak studi efek, keterbatasan desain (kebanyakan
non-kausal) tetap ada yang memperkuat
novelty Li dalam menyorot kebutuhan desain longitudinal/eksperimental. |
|
Systematic review of teacher
well-being research during the COVID-19 pandemic (Aziku & Zhang, 2024) |
Mendeskripsikan distribusi riset
teacher wellbeing pasca-2020 (tahun pandemi ke depan). |
2020–Feb 2024; 103 studi
terpilih. |
Descriptive quantitative review
(PRISMA). |
Lonjakan publikasi sejak
COVID-19; variasi metode; pergeseran fokus pada kesejahteraan selama/ setelah
pandemi. |
Menyajikan bukti teranyar
(post-2020) yang sejalan dengan pola peningkatan publikasi yang Li et al. menegaskan
bahwa Li et al. menangkap trajectory yang benar-benar terjadi di
periode terakhir. |
|
Initiatives for promoting
educator wellbeing: a Delphi study (P et al., 2024) |
Inventarisasi global program dan rekomendasi
berbasis konsensus (Delphi) untuk inisiatif kesejahteraan pendidik. |
Studi program/initiatives global
sampai 2024. |
Mixed: systematic search + Delphi
expert consensus. |
Mengidentifikasi ~19 program
berbasis bukti; menyoroti celah bukti untuk ECE dan kebutuhan perubahan
sistemik. |
Mengonfirmasi dua poin Li et al.:
(1) bukti intervensi untuk ECE relatif kecil, (2) kebanyakan program
menargetkan individu bukan konteks organisasi dan mendukung novelty Li dalam
menyorot kebutuhan intervensi sistemik dan riset kualitas tinggi. |
Daftar
Rujukan
Aziku, M., & Zhang, B. (2024). Systematic
review of teacher well-being research during the COVID-19 pandemic. In Frontiers
in Psychology (Vol. 15). Frontiers Media SA.
https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1427979
Berger, E., Reupert, A., Campbell, T. C. H.,
Morris, Z., Hammer, M., Diamond, Z., Hine, R., Patrick, P., & Fathers, C.
(2022). A Systematic Review of Evidence-Based Wellbeing Initiatives for
Schoolteachers and Early Childhood Educators. In Educational Psychology
Review (Vol. 34, Issue 4, pp. 2919–2969). Springer.
https://doi.org/10.1007/s10648-022-09690-5
Dreer, B. (2023). On the outcomes of teacher
wellbeing: a systematic review of research. In Frontiers in Psychology
(Vol. 14). Frontiers Media SA. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1205179
P, P., A, R., E, B., Z, M., Z, D., M, H., R, H.,
& C, F. (2024). Initiatives for promoting educator wellbeing: a Delphi
study. BMC Psychology, 12(1).
https://doi.org/10.1186/s40359-024-01724-7
Komentar
Posting Komentar